Kategori

Mermaid in Love - Part 3: Twins

Entah apa yang sedang tuhan tuliskan untuk jalan hidupku dengan menghadirkannya, dia yang senyumnya, tawanya, cara bicaranya bahkan wajahnya sama dengan wanita yang sangat aku rindukan dan karenanya juga aku tidak mampu mencari pengganti selain dirinya, tapi saat dia datang semua berubah , , apakah tuhan tengah mempernainkanku ? apakah benar dia telah kembali ? tidak, aku yakin dia bukanlah dia . .


Perhatian!

Sebelum lanjut baca sebaiknya baca cerita sebelumnya, 
Mermaid in Love - Part 1
Mermaid in Love - Part 2


MERMAID IN LOVE 
Author : Aiia
Main Cast : Jung Yong Hwa, Park Shin Hye,
Other Cast : Lee Jong Hyun Cnblue, Park Jieon, Kim Kibum SUJU
dan cast lainnya yang akan kalian temukan di dalam cerita
Lenght : Part
 Genre : Romance, Fantasy
Rating : PG
Credit Poster : Aimuris Art
Disclaimer : Seluruh cerita yang ada di Fanfiction ini murni hasil
kerja dan imajinasi author tanpa ada campur tangan atau menjiplak dari
karya orang lain. Cast sepenuhnya hanya milik Tuhan dan author hanya
meminjam nama mereka saja untuk keperluan cerita. Kesempurnaan hanya
milik Tuhan sementara ke-typo-an milik author!!! Don’t copy paste and
bash. cukup sekian
Happy Reading (^°^)√




**** MERMAID IN LOVE ****



-TWINS ??-

Desiran ombak terdengar riuh, suara camar saling bersautan dan sinar mentari cukup menyilaukan, yonghwa terbangun dengan mendapati seorang yeoja tengah tersenyum memandangnya. Tangannya di angkat untuk menghalau sinar matahari yang menyilaukan matanya.

"Gyuwon ?". Panggilnya.
"Tuan, kau sudah sadar ?" Tanya gadis tersebut, sambil melihat ke arahnya.
"Ahh, shin aku dimana ?" Tanya yonghwa saat sadar gadis di hadapannya tidak mungkin gyuwon.
"Molla tuan". Shinhye mencari-cari tempat yang mungkin bisa dikenali yonghwa.
"Panggil aku yonghwa saja jangan tuan". Pinta yonghwasambil berdiri dan melihat berkeliling.
"Ne tuan, ah ani maksudku yonghwa", jawab shinhye.
"Apakah kau yang menyelamatkanku ?". Tanya yonghwa lagi.
Shinhye hanya terdiam dan bingung harus menjawab apa ? Mungkinkah dia melihat wujud aslinya ?
"Ah ne". Jawab shinhye akhirnya.
"Gomawo,ayo kita pergi dari sini mungkin kita tidak jauh dari pemukiman". Ajak yonghwa dengan berjalan mendahului shin hye yang sejak tadi hanya melihat punggung yong hwa dari belakang.

"Ne". Shinhye pun berjalan mengikuti yonghwa.
Ternyata mereka terdampar tidak jauh dari pantai di seoul.
yonghwa berjalan menuju tempat yang dikenalnya, dirinya pun menghubungi seseorang yang dikenalnya. 

"Kita tunggu disana saja" ajak yonghwa sambil berjalan menuju tempat duduk yang tidak jauh dari tempat dimana tadi dirinya menghubungi seseorang yang dikenalnya.
Shinhye pun mengikuti kemana yonghwa berjalan tanpa berkata sepatah kata pun.


"Tolong jangan memandangku seperti itu shin" bathin yonghwa.
Sementara shinhye dengan senyumnya yang manis matanya tidak lepas memandang yonghwa dengan tangan di tangkupkan di meja yang menjadi tumpuannya.
Tidak lama jonghyun, kibum dan jiyeon datang
"Hyung kau baik-baik saja ? Syukurlah akhirnya kau kembali". Jonghyun memeluk yonghwa.
Sementara jiyeon lebih memilih memeluk shinhye seolah-olah shinhye itu kakak perempuannya yang sudah lama hilang.
"Kau bodoh sekali eoh, melompat begitu saja di tengah badai kau membuatku cemas eonni".

Cemas jiyeon, karena tidak lucu kan jika jiyeon yang menginginkan seorang kakak tiba-tiba datang dan hilang dalam sekejap ?. apakah itu tidak aneh ?.
Shinhye hanya menepuk-nepuk tangan jiyeon dan tersenyum manis.

*
*

Saat itu dimana badai menerjang, menggoyangkan kapal fery yang ditumpangi yong hwa membuat dirinya harus terlepas dan tenggelam ke lautan lepas terpisah dengan kekasih yang dicintainya dan malam sebelumnya tepat dimana saat malam kejadian itu terulang yong hwa pun terpeleset dan terjatuh lagi kedalam lautan yang gelap dan sekali lagi diselamatkan oleh shin hye, beberapa jam kemudian cuaca kembali normal dan kapal pun berlayar seperti biasa,setelah sehari penuh jiyeon, kibum serta jong hyun di liputi rasa kekhawatiran akhirnya secercah harapan pun datang saat handpone kibum berdering.
Akhirnya jiyeon pun mengajak shin hye untuk pulang ke rumahnya, begitu pun dengan 
Yonghwa dan yang lain pun akhirnya pulang dan kembali ke rumah masing-masing.

Sebuah rumah berpagar tinggi menyambut shinhye, setelah menekan bel gerbang itu pun terbuka membuat shinhye takjub melihatnya, pekarangan yang luas dan terdapat berbagai patung serta ornamen laut yang indah, di tambah air mancur yang terpasang lampu yang akan menyala indah saat malam tiba.
"Woaaa," berkali-kali shinhye berdecak kagum pada setiap tempat yang dilihatnya.

"Eonni kau tidur disamping kamarku ne, tenang saja eomma dan appa tidak akan pulang seperti biasa". Perkataan jiyeon melemah di akhir perkataannya.
"Ne, ohya jiyeon dimana kamar mandi ?" Tanya shinhye masih sambil melihat-lihat dekorasi serta ruangan yang ada di rumah besar ini.
"Di kamarmu juga ada eonni, ayo aku antarkan". Ajak jiyeon sambil menarik tangan shin hye.

Shinhye pun sampai di kamarnya, disana ada beberapa baju milik jiyeon yang tersimpan rapi di lemari yang memang baju tersebut sudah lama tidak digunakan lagi namun masih sangat bagus dan juga terawat, tapi bukan itu yang dicari shinhye karena sejak awal yang shinhye cari adalah AIR, ya air karena shinhye sudah terlalu lama berada di daratan jadi tubuhnya merasa kehausan. setelah melihat ruangan yang besarnya hampir setengah dari kamarnya ini shin hye pun berlari membuat jiyeon hanya menggelengkan kepala dan setelah itu jiyeon pun keluar dan meninggalkan shin hye yang tengah asyik dengan hal yang dicarinya, sebelumnya jiyeon menutup pintu kamar shin hye setelah itu beralih ke kamarnya, sementara itu shinhye yang seperti merasa berada di khayangan tepat saat kaki shinhye menapaki bed tube dan mengisinya dengan air serasa nafas shinhye mulai berhembus kembali.
"Ahhh segar" ucap shinhye, kaki ahh ani ekor shinhye mengepak-ngepak di dalam bed tube.

Ya benar shinhye adalah seorang mermaid, seperti dalam film-film yang selalu di tonton jiyeon bahwa shinhye tidak boleh diketahui siapapun dan hal yang diinginkan shinhye adalah menjadi manusia seutuhnya dan ada syarat yang diberikan jika itu terjadi. tidak berapa lama sebuah ketukan menyapa pintu kamar shin hye.

"Eonni apa kau sudah selesai ?" Tanya jiyeon dari luar kamar.
Dengan tergesa shinhye keluar dari bed tube dan mulai mengeringkan tubuh bagian bawahnya.
"Eonni, kau masih disana ?". Jiyeon mengetuk pintu lagi.
"Ah, ne jiyeon-ah sebentar lagi aku selesai" jawab shinhye.
"Baiklah, aku tunggu di bawah kita makan bersama". Ajak jiyeon tanpa merasa curiga sedikit pun.
"Ne, nanti aku kesana" jawab shinhye, akhirnya shinhye bisa menghela nafas panjang, setelah tubuh manusianya kembali shin hye pun berjalan menuju lemari pakaian yang tadi di tunjukkan jiyeon dan memilih pakaian untuk dia kenakan sebelum turun untuk makan bersama jiyeon.

Sementara itu
Yonghwa menatap kosong langit-langit kamarnya sebuah senyuman khas gyuwon terlintas begitu saja dan tergantikan senyuman shinhye.
"Kenapa kalian begitu sama eoh". Mata yonghwa masih menerawang jauh.
"Yong, ayo makan kau belum makan sejak kau pulang chagi". Eomma mengetuk pintu kamar yonghwa.
"Nanti saja eomma aku belum ingin makan". Jawab yonghwa yang masih asyik dengan pemikirannya tentang siapa shin hye dan mengapa wajahnya begitu mirip dengan gyuwon.
"Jangan seperti itu nanti kau sakit chagi, atau mau eomma bawakan ke kamarmu saja makanannya ?" Tawar eomma dari balik pintu kamar yong hwa.
"Tidak eomma, biar nanti aku saja yang turun". Jwab yonghwa yang masih malas turun dari ranjangnya.
"Baiklah, kalau begitu eomma pergi ne jangan lupa makan". Eomma mengingatkan dan pergi menuju lantai 1.
Yonghwa yang sibuk dengan pemikiran dan dunianya sendiri akhirnya terlelap tanpa ingat pesan eommanya.

***Mermaid In Love***

"Leyca, bagaimana dengan dongsaengmu ? Apa kau masih memantaunya ?" Tanya seorang namja berjenggot panjang.
"Masih appa, aku bahkan tau dia dimana ? Karena kalung yang dipakainya". Jawab yeoja yang bernama leyca.

"Dasar Lycra adikmu itu kenapa harus jatuh hati dengan manusia ? Dia tidak belajar dari apa yang di alami kakaknya sebelumnya". Marah appa dari yeoja bernama leyca.
"Sudahlah appa, sesuai dengan dahulu kan appa ? Dimana appa jatuh cinta kepada eomma lycra yang seorang manusia,setelah itu diikuti oleh Laeyya eonni". Jawab Leyca dengan nada sedikit tinggi.
"Kau, , darimana kau tau itu ?". dengan kaget Seorang namja yang tidak lain adalah raja lautan itupun marah karena rahasia yang disimpannya rapat-rapat akhirnya terbongkar.

"Tentu saja aku tau appa, bahkan lycra memiliki saudara kembar yang seorang manusia". Jelas leyca masih dengan nada yang sama.
"Cukup leyca, aku tanya darimana kau mengetahui hal itu ?". Tanya raja lautan murka.
"Tidak perlu appa tau aku mengetahui itu darimana ? Yang perlu appa tau aku menyayangi lycra lebih dari apapun appa bahkan aku berani menukar jiwaku untuk kebahagiaannya, aku tidak ingin apa yang di alami laeyya eoni juga saengku yang sampai saat ini tidak ku ketahui namanya terjadi juga pada adikku lycra, dan semua karena appa, , ", leyca pun pergi meninggalkan saudara serta raja lautan begitu saja. tanpa memperdulikan teriakan raja lautan itu. setelah berbicara keras pada appa nya leyca pun  naik ke permukaan melihat megahnya bangunan-bangunan yang menjulang yang dia yakini disanalan adiknya berada.

"Lycra semoga kau bahagia, aku tidak ingin kehilangan adikku lagi". Leyca pun masuk kembali ke lautan. 
di lain tempat shin hye yang tengah berdiam sambil memegang kalung yang di pakainya merasakan sesuatu.
"Eonni". Shinhye berlari menuju jendela dan membukanya dengan keras, dilihatnya hanya ada jalanan yang penuh dengan kendaraan dan lampu-lampu taman.

"Ini bukan lautan, eonni bogoshipo". Shinhye berjalan dan memegang erat kalung yang dipakainya.shinhye pun kembali ke tempat tidurnya dan mulai memejamkan matanya.

*
*

Cahaya matahari menyilaukan angin berhembus membuat shinhye menarik selimut yang dipakainya hingga menutupi kepalanya. Tanpa disadari jiyeon masuk ke kamar shinhye dan melihat jendela kamar yang terbuka, jelas saja sinar matahari dan angin langsung masuk karena kecerobohan shinhye yang lupa menutup jendela tadi malam.

"Eonni bangunnnnn". Selimut yang dipakai shinhye ditarik paksa jiyeon.
"Yaa, dingin jangan ditarik". Pinta shinhye yang masih enggan melepas selimutnya, entahlah ternyata hidup di darat dan lautan sangat berbeda begitu pun dengan suhu yang dirasakan shin hye.
"Aigo, eonni ini sudah siang ayo bangun" jiyeon makin menarik selimut yang dipakai shinhye.

"Baiklah aku bangun". Dengan malas shinhye bangun dari tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi.
tidak berapa lama shin hye keluar masih dengan keadaan yang sama sedangkan jiyeon sudah siap untuk berangkat kuliah.
"eonni, tidak apa-apa kan aku tinggal sendiri ?". tanya jiyeon.
"ne, jiyeon-ah gwaenchana, aku akan baik-baik saja". jawab shin hye dengan senyum yang manis.
"jika butuh sesuatu langsung hubungi aku saja ne".,ucap jiyeon lagi dan di jawab anggukan oleh shin hye. setelah sarapan akhirnya jiyeon pun pergi ke kampus.

Selama jiyeon kuliah shinhye dengan leluasa menggunakan kolam renang karena semenjak kehadiran shinhye bibi min hanya datang pada saat untuk memasak saja karena tubuhnya juga yang mulai renta jiyeon tidak sampai hati meminta bibi min selalu menjaganya, seharusnya di usianya yang senja bibi min lebih banyak beristirahat di rumah.
"Eonni, aku pulang". Teriak jiyeon dari lantai bawah.
Shinhye yang masih berenang buru-buru keluar dan mengeringkan tubuh bagian bawahnya.
"Eonni kau dimana". Ulang jiyeon sambil menyimpan tasnya di sofa.
"Sebentar". Teriak shinhye.
Semenjak kedatangan shinhye jiyeon yang pemurung berangsur menjadi jiyeon yang ceria, sedangkan untuk yonghwa setiap melihat shinhye yonghwa merasa gyuwon berada dihadapannya, dan akhirnya hanya teriakkan yang selalu keluar dari mulut yonghwa atau pergi meninggalkan shin hye tanpa sepatah kata pun.
"eonni, ayo kita makan. . kenapa kau lama sekali eoh ". jiyeon mulai menata makanan di atas meja. Tidak lama shinhye pun turun.
" jiyeon itu apa ? ". tanya shinhye saat melihat berkilau pada benda pipih persegi panjang
"ah, ini. . ini namanya aksesoris hp eonni, kau mau ?". tawar jiyeon.
"aksesoris ? Hp ? apa itu ? ". tanya shinhye.
apakah seorang yang hilang ingatan sampai tidak tau apa itu hp ?? pikir jiyeon. Namun melihat ekspresi shinhye yang memang terlihat seperti benar-benar tidak mengerti akhirnya jiyeon menjelaskan apa itu hp dan segala hal yang berhubungan dengannya.

**** Mermaid In Love ****

deburan ombak seakan menjadi alunan pengusir sepi, gulungan-gulungan buih ombak menerjang bibir pantai dan karang, menarik pasir nenuju ke lautan lepas dan begitu terus berulang kali tanpa letih.  Suasana begitu hening hanya deburan ombak dan langit yang hitam, angin berhembus menerbangkan helaian rambut panjang yang seakan mempermainkannya.

"lycra apa kabarmu ? apa kau tidak merindukannku ?". seekor mermaid cantik tengah terduduk di atas batu matanya merawang memandang langit yang penuh dengan bintang sedangkan rambutnya beterbangan menutup setengah wajahnya.
"leyca, sedang apa kau disini ? ". tanya mermaid lainnya dengan sedikit anggota tubuhnya yang berada di permukaan air.
"hanya memandang langit malam, wae ?". leyca menjawab sinis.
"apakah itu jawaban untuk eomma mu eoh ?". jawab mermaid yang mengatakan dirinya itu eomma.
"hah, eomma ? kau lebih pantas jadi adikku bukan eomma ku soren". Kesal leyca tanpa memandang mermaid cantik berwarna hijau yang dipanggil soren itu.

"oh begitukah ? tapi appa mu yang bertekuk lutut di hadapanku kau harus tau itu leyca, dan adik bodohmu itu malah jatuh cinta pada manusia sugguh menggelikan". Cibir soren
"hahahhaha, menggelikan katamu ? bukankah kau juga menyukai manusia itu ? sampai-sampai kau membunuh kekasihnya yang jatuh ke laut 2 tahun yang lalu, dan kau tau siapa dia sebenarnya..". jelas leyca air matanya menetes membuat aliran anak sungai kecil. mermaid cantik yang tengah berbincang dengan leyca pun duduk di salah satu batu karang yang bersebrangan dengan leyca.

"hahaha, kau benar bahkan aku sampai kaget melihat lycra yang kau bawa saat pernikahanku dengan appa mu, karena dengan jelas aku sudah membunuhnya tapi ternyata aku salah mengira jika manusia bernama gyuwon itu masih hidup dan berubah menjadi mermaid ternyata aku salah, karena mermaid yang kau itu ternyata saudara kembar lycra, tapi seperti yang kau tau aku akan mendapatkan apa yang aku inginkan". Soren mengepakkan ekornya dan memilin rambut panjangnya.

"tidak semudah itu, sampai kapanpun aku akan menjaga dan melidungi lycra". ucap Leyca setelah itu dia pun pergi begitu saja meninggalkan Soren.
"Kita lihat saja, kau bahkan tidak bisa menyelamatkan adikmu yang manusia itu". Cibir Soren saat melihat kepergian leyca.

Sementara itu di tempat berbeda lycra maksudnya shinhye tengah belajar hal-hal yang baru bagi dirinya, shinhye termasuk pandai dan mudah belajar jadi apa yang di ajarkan jiyeon shinhye sudah mulai terbiasa dan mengerti.

*** Mermaid In Love***

Musim Semi di seoul merupakan musim yang selalu di tunggu warga seoul selain udaranya pada musim semi ini pun banyak tempat-tempat yang asik untuk sekedar berjalan-jalan. Jonghyun, kibum dan yonghwa memilih menghabiskan harinya di taman dekat sungai han, melihat bunga sakura yang mekar indah. Seperti biasa jonghyun yang sibuk dengan game nya, kibum dengan laptopnya dan yonghwa yang sedang asyik mendengarkan lagu dari Hp miliknya, matanya terpejam dan tubuhnya yang disandarkkan ke pohon di belakangnya.

"Hai semua mianhe kita telat.". jiyeon yang datang bersama shinhye mengagetkan namja-namja yang sedang asyik dengan kegiatannya, namun tidak dengan yonghwa tidak sediitpun yonghwa bergeming dari tempatnya.
'sungguh tampan'. Bisik shinhye.
"ini aku bawakan makanan untuk kalian". Sambung shinhye.
"ah, gomawo shinhye yya".kibum sedikit mengeraskan suaranya.
Yonghwa yang bersandar sedikit membuka matanya dan melihat shinhye yang tengah duduk disamping kibum. yonghwa pun dengan cuek hanya memandang shinhye dan malah kembali memejamkan matanya.
"mengapa yong hwa seperti itu ?". tanya shin hye setengah berbisik namun masih bisa di dengar kibum.
"sudah biarkan saja, ayo kita makan sepertinya enak". jawab kibum.
"aku pergi dulu". tiba-tiba yonghwa bangkit dan berdiri lalu berjalan menjauhi ke empat temannya.
"apa dia membenciku ?". tanya shinhye sambil melihat kepergian yonghwa.
"ani. . dia memang seperti itu, sudah jangan di hiraukan nanti juga kau akan terbiasa". jawab jiyeon.
hari semakin siang,angin semilir berhembus membuat ke empat orang yang tengah bercanda itu pun melupakan sekelilingnya bahkan hingga lupa waktu. sementara itu yong hwa yang lebih memilih kembali ke rumahnya hanya bisa diam di dalam kamarnya sambil memandang figura yang berisi foto dirinya dan kekasihnya gyuwon
"mianhe, setiap melihatnya aku seperti melihatmu yang ada di hadapanku". yonghwa memeluk figura yang tadi di pandanginya.
"tuhan apakah kau sedang mempermainkanku ??". tanya yonghwa perlahan matanya terpejam dan akhirnya terlelap.

shin hye yang di tinggalkan begitu saja hanya bisa terdiam karena merasa sejak pertemuannya dengan yong hwa, shin hye merasa yong hwa membencinya bahkan hanya dirinya yang dengan terang-terangan menghindarinya, hingga kibum memulai pembicaraan antara dirinya dan shin hye.

"yong ? waeyo ?". bathin shin hye.

tbc





Part 3 done, akhirnya bisa di publish juga setelah beberapa hariterganggu, semoga di part ini tidak mengecewakan yaa, , untuk parareaders selamat membaca, gomawo sudah menyempatkan membaca di blog ini(>.<)Y

Baca Cerita Yongshin Fanfic Lainnya:

2 Tanggapan untuk "Mermaid in Love - Part 3: Twins"

Halo para pembaca setia FF Yongshin Fanfic. Terima kasih atas kunjungannya. Silahkan tinggalkan komentar sebagai bentuk apresiasi dan support anda untuk penulis kami agar bisa berkarya lebih baik lagi...

Salam
^_^

Follow Yongshin Fanfic by Email

FF Pilihan

Apa FF yang Terbaru?