Kategori

A Second Change ! Let Me Be with You - Part 4

A Second change ! LET ME BE WITH YOU

Semua sudah terlambat saat cinta itu datang ada hati yang terluka dan ada sebuah ikatan lain yang hancur. Cinta yang datang dari orang terdekat yang bahkan sudah dianggap keluarga sendiri.

Apa yang harus dilakukan jika ternyata temanmu bahkan sahabatmu lebih percaya orang lain dibanding dirimu? dan semua karena rasa cemburu.



A Second Change ! LET ME BE WITH YOU

Author : Aiia
Main Cast : Jung Yong Hwa, Park Shin Hye, Lee Jong Hyun
Other Cast :  Kim Myungsoo, Kang Min Hyuk Cnblue, Lee Jung Shin
Cnblue,Seo Joo Hyun, dan cast lainnya yang akan kalian temukan di
dalam cerita
Lenght : Part
 Genre : Romance, Sad
Rating : PG
Credit Poster : Aimuris Art
Disclaimer : Seluruh cerita yang ada di Fanfiction ini murni hasil
kerja dan imajinasi author tanpa ada campur tangan atau menjiplak dari
karya orang lain. Cast sepenuhnya hanya milik Tuhan dan author hanya
meminjam nama mereka saja untuk keperluan cerita. Kesempurnaan hanya
milik Tuhan sementara ke-typo-an milik author!!! Don’t copy paste and
bash. cukup sekian


Happy Reading (^°^)√.



Perhatian!!!

Sebelum melanjutkan cerita ini, sebaiknya baca dulu cerita sebelumnya






**** A Second change ! Let me be with you ****

Udara sangat dingin saat Shin Hye mulai membuka mata, Shin Hye pun turun dari lantai atas dan melihat pemandangan yang tidak bisa dilihatnya ketika dirinya berada di rumah. Seorang Eomma yang sedang menyiapkan masakan dimeja makan dan Appa yang tengah duduk di ruang keluarga sambil membaca koran dan menunggu sarapan selesai dibuat, pemandangan yang sudah lama tidak pernah Shin Hye lihat.

"Shin, kau sudah bangun Chagi? bagaimana tidurmu? nyenyak? ". Tanya Ny. Lee sat melihat Shin Hye sambil menata makanan yang dibawanya ke meja makan.
"Ne, Eomma. Eomma buat apa? sepertinya enak". Jawab Shin Hye yang melihat masakan yang sudah ditata Ny. Lee.

Sejak kecil Shin Hye dan Jong Hyun sudah dekat dan bersahabat bahkan kedua orang tua mereka pun berteman. Kedua Orang tua Jong Hyun bersahabat dengan Ayah Shin Hye sejak sekolah Junior High School sedangkan Ibu Shin Hye berteman dengan mereka pada saat Senior High School dimana Eomma Shin Hye masuk sebagai adik kelasnya saat itu dan sejak mereka hidup sebagai keluarga masing-masing dan memiliki anak sejak itulah Shin Hye maupun Jong Hyun memanggil kedua orang tua mereka dengan sebutan Eomma dan Appa.

"Nasi goreng kimchi, sayur bening dan roti bakar chagi"Jawab Ny. Lee dengan senyum manis.
"Woaaa nasi goreng kimchi kesukaanku". teriak Shin Hye sambil menarik kursi yang ada dihadapannya.
"Nasi goreng Kimchi kesukaanku juga". dari arah belakang Jong Hyun berjalan dan langsung menarik kursi disamping Shin Hye sedangkan Tn. Lee duduk di kursi tengah antara Shin Hye dan Ny. Lee yang ada di sebrangnya.
"Sudah cepat sarapan nanti kalian terlambat". Ucap Ny. Lee sambil memberikan roti bakar yang sudah diberi selai ke piring suaminya.

Shin Hye dan Jong Hyun pun makan tanpa suara dan memulai harinya dengan seperti biasa, setelah sarapan Shin Hye pun berpamitan untuk pulang terlebih dahulu untuk mengganti baju. Jarak rumah Shin Hye danJong Hyun tidak lah terlalu jauh hanya terhalang empat rumah saja dengan posisi rumah Shin Hye yang ada di ujung belokan sebelum rumah Jong Hyun.
Tidak berapa lama Shin Hye dan Jong Hyun sampai di rumah minimalis namun sangat asri dengan taman kecil yang berada di samping rumahnya serta  bangku taman yang disampingnya terdapat ayunan serta lampu taman yang cantik.


"Tunggu sebentar ne aku ganti baju dulu". Ucap Shin Hye sesaat setelah dirinya turun dari motor Jong Hyun.

Tidak berapa lama Shin Hye keluar dengan pakaian yang sudah berbeda, hari ini antara Shin Hye dan Jong Hyun mendapatkan jam pelajaran yang sama sangat jarang hal itu terjadi. Jong Hyun pun melajukan kembali motor miliknya dan bergegas menuju kampus dan setelah beberapa saat mereka pun sampai di kampus dengan banyak tatapan yang melihat ke arah mereka, ya walau pun hampir semua mahasiswa di kampus tau jika Shin Hye dan Jong Hyun bersahabat tapi jarang terlihat jika mereka berjalan atau datang bersama ke kampus karena jam pelajaran mereka yang berbeda.

"Apa kau lihat? sepertinya mereka bukan hanya sepasang sahabat saja tapi lebih. Aku bisa bedakan mana perlakuan seorang namja kepada sahabat dan mana kepada yeoja yang disukai". Ucap seseorang pada orang yang ada disampingnya sambil menatap Jong Hyun dan Shin Hye yang kini berada di parkiran dan terlihat Jong Hyun yang tengah mengacak gemas rambut Shin Hye.

"mereka hanya sahabat tidak lebih". Jawab teman disampingnya.
"itu terserah kau saja, mungkin kau terlalu polos untuk melihat kedekatan mereka. coba saja kau tanyakan pada Shin Hye ah jangan dia pasti akan menjawab 'aku dan Jong Hyun tidak punya hubungan apapun selain SAHABAT'  tapi coba kau lihat seperti apa perlakuan Jong Hyun pada Shin Hye dan buka matamu lebar-lebar. baiklah sampai jumpa". setelah menjelaskan seperti apa yang dilihatnya orang ini pun pergi meninggalkan teman yang sejak tadi di ajaknya bicara dengan sebuah senyuman yang terkembang dibalik punggung orang yang diajaknya bicara tadi.

*
*

Jong Hyun dan Shin Hye yang sudah sampai dikampus langsung berpisah di koridor setelah menyimpan dan melepaskan helm yang dipakainya. Shin Hye yang sudah sampai kelas melihat Myeong Ju yang tengah membaca sebuah buku dengan kacamata bacanya, Shin Hye tersenyum dan berniat mengagetkan Myeong Ju yang tengah Khusyu membaca itu tapi terlambat Myeong Ju sudah tau kedatangan Shin Hye dengan sedikit menengadahkan wajahnya.

"Kau baca apa?". Tanya Shin Hye sambil duduk di samping Myeong Ju dan tanpa menjawab Myeong Ju berdiri dan meninggalkan Shin Hye dengan wajah bingungnya dan selama jam pelajaran pun Myeong Ju tidak kembali membuat Shin Hye bertanya ada apa dengan MyeongbJu hari ini? bahkan pesan singkat yang Shin Hye kirim pun tidak satu pun dibalas oleh Myeong Ju.
Jam istirahat pun datang tapi tetap tidak ada Myeong Ju di kantin. Akhirnya Shin Hye melihat Myeong Ju yang tengah duduk menyandar di kursi taman sambil membaca buku.

"Kenapa kau tidak mauk kelas tadi?". Tanya Shin Hye sambil duduk disamping Myeong Ju namun tanpa menjawab Myeong Ju menutup bujunya dan hendak berdiri meninggalkan Shin Hye.
"Ada apa dengamu hari ini Myeong Ju?". Tanya Shin Hye sambil menahan tangan Myeong Ju.
"Kau membohongiku". Jawab Myeong Ju yang membuat sebuah pertanyaan baru bagi Shin Hye.
"Apa maksudmu?". Tanya Shin Hye tidak mengerti.
"Bukankah kau menyukai Yong Hwa? tapi mengapa Jong Hyun begitu sangat dekat dan perhatian padamu?". tanya Myeong Ju.
"Karena dia. ."
"Sahabatmu? Kau terlalu naif Shin, begitu jelas jika Jong Hyun menyukaimu tapi kau tidak sedikit pun menyadarinya atau kau sendiri juga sebenarnya menyukainya juga? dan berlaga seolah membantuku padahal tidak". Jawab Myeong Ju tanpa perduli penjelasan Shin Hye.
"kenapa kau berfikiran seperti itu?". Tanya Shin Hye.
"Sudahlah, aku tidak mau mendengar alasanmu lagi. Apa yang aku lihat dan aku dengar sudah cukup". Jawab Myeong Ju.
"Kau dengar dari mana dan dari siapa?".Tanya Shin Hye lagi.
"Kau tidak perlu tau". Myeong Ju pun menghentakkan tangan yang sejak tadi di genggam Shin Hye dan pergi meninggalkan Shin Hye sendiri dengan begutu banyak pertanyaan. Setelah ertemu Myeong Ju seperti biasa Shin Hye selalu menyempatkan waktunya untuk berlatih vocal di kelas tambahan yang selalu di adakan Yong Hwa dan Myungsoo tapi kali ini berbeda karena terlihat ada penambahan murid dikelas ini dan dia adalah Seo Joo Hyun seorang gadis cantik yang dilihat dari tatapannya saja kalau dia begitu menyukai Yong Hwa.

"Kau? disini?". Tanya Shin Hye saat melihat Seo Hyun yang tengah membaca buku nada.
"Ne, Wae?". Jawab Seo Hyun sambil bertanya tanpa melihat kearah Shin Hye.
"Aniyo". Shin Hye pun berjalan menuju kursi yang terletak beberapa kursi dibelakang Seo Hyun. Selama latihan mata Shin Hye tidak lepas dari kedua pasang yang selalu berdekatan ya siapa lagi kalau bukan Yong Hwa dan Seo Hyun, Tunggu apa lagi yang Yong Hwa lakukan sekarang? ada apa dengan mereka? terlihat seperti orang yang tengah berkencan, lalu bagaimana dengan Shin Hye?

Selama latihan Shin Hye tidak fokus dengan nada yang diajarkan bahkan sering salah membuat nada yang di ajarkan menjadi berulang-ulang.
"Baiklah, kita akhiri sampai disini terima kasih untuk kalian yang sudah hadir dan terus berlatih". Ucap Myungsoo pada teman-teman yang ikut jam tambahan.
"Aku duluan". Ucap Yong Hwa sambil menepuk pundak Myungsoo seperti biasa yang dia lakukan dan dibelakangnya Seo Hyun mengikuti setelah itu menggandeng tangan Yong Hwa. Tunggu, menggandeng? apalagi ini?.
"Aku fikir kau dan Yong Hwa berkencan". Ucap Myungsoo saat melihat tatapan Shin Hye kearah Yong Hwa dan Seo Hyun.
"Apa maksud Oppa?". Tanya Shin Hye kali ini melihat ke arah Myungsoo.
"Waktu itu aku pernah nelihat kalian berjalan bersama masuk ke toko pakaian dan juga aku pernah melihat Yong Hwa berjalan kesuatu tempat dan aku mengikutinya ternyata disana ada kau bahkan aku melihat Yong Hwa menciummu waktu itu aku fikir kalian berkencan, kalau pun kalian berkencan tidak mungkin dengan sembunyi-sembunyi kan? karena akubmengenal Yong Hwa dia selalu menperlihatkan dengan siapa dia sedang berkencan dan seperti yang kau lihat Sekarang Seo Hyun dan Yong Hwa resmi berkencan. Apa kau tidak lihat bagaimana bisa seorang Seo Hyun hadir disini? awalnya aku fikir kau berkencan dengan Yong Hwa tapi yang aku dengar kau berkencan dengan Jong Hyun". Jawab Myungsoo dengan menjelaskan seperti apa hubungan Yong Hwa dan Seo Hyun sekarang serta pemikirannya terhadap hubungan YongbHwa dengannya.
"Jong Hyun? Any, aku dan Jong Hyun hanya seorang sahabat dan tidak ada hubungan lain selain itu". Jawab Shin Hye.
"Jinjja? tapi aku lihat tidak seperti itu bahkan hampir seisi kampus juga tau jika Jong Hyun ada rasa denganmu, hei nona aku ini namja jadi aku juga tau namja mana yang benar-benar menyukai seorang yeoja atau tidak dan sepertinya Yong Hwa tidak menyukaimu dan aku lihat kalian cocok sedangkan dengan Yong Hwa aku takut kau hanya akan dipermainkan saja olehnya". Jawab Myungsoo yang membuat rasa lain dihati Shin Hye, 'Yong Hwa tidak menyukaimu, aku takut kau hanya akan dipermainkan sajabolehnya' kata itu seolah terngiang ditelinga Shin Hye hingga tanpa Shin Hye sadari air mata Shin Hye mengalir membuat Myungsoo kaget.

"Yya, uljima Shin Hye. Uljima, mianhe jika kata-kataku menyakitkan mu". Ucap Myungsoo kali ini dirinya merutuki kata-katanya yang sudah membuat gadis dihadapannya ini menangis.
"Aniyo Oppa, Gwaenchana". Jawab Shin Hye sabl bangkit dan berjalan hampir berlari keluar kelas.
"Shin". Teriak Myungsoo.

Kenapa? apa ini yang Yong Hwa katakan dulu sebagai syarat? tapi kenapa? apa salahnya hingga Yong Hwa bersikap seperti ini kepadanya? menyakiti hati dengan secara perlahan bahkan menyembunyikan hubungan yang sudah berjalan sangat lama, bahkan tidak sekali pun kebersamaan mereka terlihat didepan umum seperti yang selalu Yong Hwa lakukan dengan yeoja lainnya. Mempermainkan, ya sepertinya memang Yong Hwa sedang mempermainkannya tapi kenapa? apa karena Shin Hye menyukainya dengan diam-diam dulu? terlalu banyak pertanyaan yang ada di otak kecil Shin Hye hingga Shin Hye tidak mampu lagi berfikir. Shin Hye berlari menuju tempat dimana biasa dirinya menghabiskan waktu hingga tidak menyadari Myeong Ju yang sudah ditabraknya.

"Shin?". Gumam Myeong Ju.
Tidak berapa lama kepergian Shin Hye dari arah lain Jong Hyun berjalan, rencananya ingin mengunjungi kelas tambahan Shin Hye dan mengajaknya untukbpulang bersama.
"Myeong Ju apa kau lihat Shin Hye?". Tanya Jong Hyun saat melihat Myeong Ju yang berjalan kearanhnya.

"Ne, dia berlari sambil menangis kearah sana". Jawab Myeong Ju sambil menunjuk arah kemana Shin Hye pergi.
"menangis? Wae?". Tanya Jong Hyun Khawatir.
Myeong Ju yang melihat air muka Jong Hyun berubah khawatir saat mendengar Shin Hye menangis membuat hati Myeong Ju sakit, ya sejak dulu Myeong Ju sudah menyukai Jong Hyun bahkan hubungannya dengan Shin Hye pun berawal dari keinginannya lebih mengenal Jong Hyun tapi seiring berjalannya waktu dan karena sifat serta sikap Shin Hye Myeong Ju jadi benar-benar senang bersahabat dengan Shin Hye namun tetap perasaannya pada Jong Hyun tidak berubah dan dulu juga Myeong Ju pernah menyatakan perasaannya kepada Jong Hyun namun ditolak dengan alasan dia lebih senang untuk bersahabat dan tidak ada yeoja yang dia sukai saat itu tapi perlakuannya kepada Shin Hye memang berbeda bahkan Myeong Ju pernah dengan terang-terangan mengatakan kepada Shin Hye jika dirinya menyukai  Jong Hyun dan Shin Hye akan membantu untuk mendekatkan keduanya, berhasil namun hanya sebagai sahabat tidak lebih hanya dengan alasan yang sama sedangkan yang Myeong Ju tau Shin Hye sangat menyukai Yong Hwa dan itu jelas terlihat dengan perilaku konyolnya saat berhadapan dengan Yong Hwa.

"Aniyo". Jawab Myeong Ju.
Tanpa menjawab Jong Hyun mulai berjalan dan hampir berlari ke tempat dimana Shin Hye berada namun baru beberapa langkahJong Hyun berhenti.
"Apa kau menyukai Shin Hye?". Teriak Myeong Ju memuat Jong Hyun berhenti.
"Apa kau menganggap Shin Hye lebih dari sahabat? dan apakah karena Shin Hye juga kau menolakku dulu?". Tanya Myeong Ju kali ini sebulir air lolos dari mata cantiknya namun tidak ada jawaban apapun dari Jong Hyun.

"Jawab aku Lee Jong Hyun". Teriak Myeong Ju.
"Jawab apa? aku sudah menjawabnya dulu padamu kan? dan untuk Shin Hye kau tau sendiri jika dia menyukai Yong Hwa dan aku sebagai sahabatnya pasti mendukung keputusannya". Jawab Jong Hyun tanpa melihat ke arah Myeong Ju.
"dengan cara membohongi perasaanmu? munafik". Tanya Myeong Ju dengan sedikit ejekan.
"Kau benar aku mungkin munafik tapi bukankah mencintai itu tidak harus memiliki? melihat dia bahagia walau bukan dengan kita itu sudah cukup bagiku, bagiku Shin Hye sahabat terbaik untukku". Jawab Jong Hyun setelah itu berlari meninggalkan Myeong Ju yang sudah mulai menangis.
"Kau mencintainya, kau benar-benar munafik Lee Jong Hyun. Apa kau yakin bisa bahagia hanya dengan melihat orang yang kau cintai  bahagia dengan orang lain? bukannya denganmu? sekarang saja kau begitu khawatir hanya dengan mendengar Shin Hye yang sedang menangis". Ucap Myeong Ju sambil melihat punggung Jong Hyun yang mulai menjauh.

Sementara itu.
Shin Hye yang tengah menangis dengan melihat kenyataan bahwa dirinya hanya dipermainkan Yong Hwa hanya bisa tertunduk dan berfikir apa salahnya hingga Yong Hwa berbuat seperti itu.
"Shin, Shin kau dimana?'. Jong Hyun yang berlari ketempat dimana biasanya dirinya dan Shin Hye menghabiskan waktu bersama saat berada dikampus langsung mencari keberadaan Shin Hye di atap kampus namun disana tidak ada siapapun Hingga terdengar isakan tangis yang sudah dikenalnya dari balik tembok sebelum tangga yang menuju atap.

"Shin? Waeyo?". Tanya Jong Hyun saat menemukan Shin Hye yang tengah tertunduk sambil memegang kedua kakinya persis sama seperti dulu saat menemukannya menangis diatap kampus.
"Hyunie. ." Ucap Shin Hye sambil merangkul tubuh Jong Hyun dan menangis di dada Jong Hyun.
"Wae? kenapa kau akhir - akhir ini sering sekali menangis? ada apa sebenarnya?". Tanya Jong Hyun sambil mengelus punggung Shin Hye.
"apakah aku begitu buruk? sehingga aku tidak pantas untuk dicintai?". Tanya Shin Hye disela-sela tangisnya.
"Apa maksudmu?". Tanya Jong Hyun tidak mengerti.
"Apakah mencintai seseorang begitu menyakitkan seperti ini? Apa hubungan harus ditutup-tutupi ? mengapa Hyunie?". Tanya Shin Hye lagi  tanpa menjawab pertanyaan Jong Hyun dan Jong Hyun pun mengerti arah peryanyaan Shin Hye siapa lagi kalau bukan Yong Hwa yang dimaksud. Tangan Jong Hyun terkepal saat mendengar pertanyaan-pertanyaan yang Shin Hye lontarkan dan hal itu juga menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selama ini Jong Hyun fikirkan, pertanyaan mengapa tidak sekali pun Jong Hyun melihat kedekatan antara Shin Hye dan Yong Hwa selama di kampus ya walau pun Jong Hyun juga jarang mendapatkan jadwal kuliah yang sama dengan Shin Hye dan lebih membuat pertanyaan untuknya adalah ada Syarat yang diberikan Yong Hwa pada Shin Hye walaupun Jong Hyun tidak terlalu tau semua apa syarat yang diberikan tapi ini cukup menjadi jawaban jika Yong Hwa hanya mempermainkan sahabatnya sekaligus wanita yang sangat disayanginya itu.

*** A Seconde Change ! Let Me be With You ***

Setelah mengantar pulang Shin Hye Jong Hyun pun kembali ke kampus dan berjalan menuju sebuah ruangan yang memungkinkan ada orang yang tengah dicarinya tapi ternyata orangvyang dicarinya itu tidak ada disana dan dari Min Hyuk lah Jong Hyun mendapatkan tempat yang mungkin akan dikunjungi orang yang dia cari.

Langit pun berubah nenjadi gelap, Jong Hyun yang sudah tidak bisa menunggu lagi akhirnya mengendarai motornya kesebuah tempat hiburan malam di daerah Myeongdong. Jong Hyun pun masuk dan mengedarkan pandangannya untuk mencari orang yang sejak tadi dicarinya, terlihat Seorang namja yang tengah asyik bergoyang dibawah lampu disko dengan seorang yeoja sexy yang tengah dipeluknya bahkan sesekali diciumnya. Namja itu pun tersenyum ke arah yeoja dihadapannya setelah menciumnya, Jong Hyun yang melihat pemandangan itu mengepalkan tangannya dan berjalan menuju arah namja tersebut, dengan kesal dan amarah yang sudah tidak bisa dibendungnya lagi namja ituboun di tarik dan dipukulnya hingga terjauh membuat beberapa yeoja berteriak dan berlari menjauh. Namja itu Jung Yong Hwa hanya tersenyum dan mengelap sudut  bibirnya yang berdarah akibat tonjokkan Jong Hyun.

"Bangun". Teriak Jing Hyun.
Yong Hwa pun bangun dan Jong Hyun lagi-lagi melayangkan bogem mentahnya ke wajah tampan Jong Hyun membuat jeritan demi jeritan terdengar saat pukulan mengenai wajah serta tubuh Yong Hwa dan Yong Hwa yang tidak tinggal diam pun akhirnya membalas pukulan Jong Hyun sehingga lantai dansa club berubah menjadi arena tinju dengan beberapa pengunjung yang melingkar tengah menonton mereka tanpa ada seorang pun yang berniat memisahkan hingga bagian keamanan club datang dan mengusir keduanya dan melemparnya kejalanan malam.
"Hahahaha". Yong Hwa tertawa keras saat melihat wajah penuh memar namja dihadapannya tanpa memperdulikan rasa sakit yang juga menyerangnya.
"kenapa kau tertawa?". Tanya Jong Hyun yang kesal melihat Yong Hwa yang masih bisa tertawa dengan wajah yang tidak kalah ancur denganya.
"Aku cukup menghargai usahamu untuk memberikanku beberapa luka ini". Jawab Yong Hwa yang membuat Jong Hyun megernyitkan dahinya, apa pukulannya membuat otak Yong Hwa terganggu sehingga berkata seperti itu?
"Shin Hye, Park Shin Hye karena gadis bodoh itu bukan kau sampai kau berbuat seperti ini?". Tanya Yong Hwa yang menekan kata gadis bodoh.
"Brengsek, yabg kau sebut gadia bodoh itu kekasihmu". Teriak Jong Hyun.
"menurutnya". Jawab Yong Hwa.
"Apa maksudmu?".Tanya Jong Hyun.
"Ya, selama ini hanya dia yang menganggapku sebagai kekasihnya tapi aku tidak karena aku tidak suka dengan gadis bodoh yang selalu tersenyum kepada siapapun dan melakukan hal-hal aneh hanya untuk mendapatkan simpati orang yang diinginkanya setelah mendaptkan apa yang diinginkannya dibuang begitu saja sama seperti yang akan dilakukan Shin Hye. Aku sudah cukup mengerti bagaimana gadis seperti Shin Hye itu? gadis murahan yang hanya dengan dua kali ciuman dan ajakan yang tidak masuk akal langsung setuju begitu saja". Jawab Yong Hwa tanpa prasaan seolah-olah Shin Hye memang pantas mendapatkannya.

"Brengsek Shin Hye bukan gadis seperti yang kau fikirkan". Teriak Jong Hyun sambil kembali memukul wajah Yong Hwa dan membuat Yong Hwa kembali tersungkur.
"apa kau begitu menyukainya? hingga kau rela melakukan hal seperti ini? ambil saja jika kau bisa karena aku yakin gadis seperti Shin Hye tidak akan rela melepaskanku". Jawab Yong Hwa dengan percaya diri.

Jong Hyun yang sudah muak dengan kata-kata Yong Hwa akhirnya pergi dengan luka lebam diwajahnya tanpa memperdulikan lagi ocehan-ocehan tidak berguna dari Yong Hwa yang ada dibelakangnya.

*
*

Seorang gadis berlari dengan cepat saat mendapatkan sebuah pesan pendek di kotak masuk ponselnya, beberapa nomer pintu dilihatnya dan langsung menekan angka sebagai password saat dirinya sampai di pintu apartment yang dia ketahui dari pesan singkatnya, gadis itu pun langsung membuka pintu dan mencari orang yang sudah mengiriminya pesan. Setelah nenutup pintu gadis itu pun berjalan kesebuah kamar yang didalamnya ada seorang namja yang tengah terbaring dengan selimut yang menutupi sebagian tubuhnya.

"Yong, apa kau sakit?". Tanya gadis yang tidak lain Shin Hye.
Yong Hwa namja yang tengah terbaring itu pun menoleh kearah Shin Hye dan betapa terkejutnya Shin Hye saat melihat beberapa luka memar dan lebam diwajah tampan Yong Hwa.
"Ada apa dengan wajahmu?". Tanya Shin Hye sambil menyentuh wajah Yong Hwa namun ditepis oleh Yong Hwa.
"tanyakan saja pada sahabatmu". Jawab Yong Hwa.
"Lee Jong Hyun?". Tanya Shin Hye.
"Memang siapa lagi menurutmu?". Tanya Yong Hwa sambil bangkit dan duduk menyender di ranjang besarnya dengan dibantu oleh Shin Hye.
"Tapi apa alasannya Jong Hyun membuatmu sampai seperti ini?". Tanya Shin Hye sambil mengobati memar diwajah Yong Hwa.
"Dasar gadis bodoh,  tentu saja karena dia menyukaimu". Jawab Yong Hwa membuat Shin Hye terdiam.
"Tidak mungkin kami hanya. . ."
"Sahabat? itu menurutmu. Kalau kau tidak percaya coba saja tanya, mana mungkin seorang namja memukul wajah kekasih sahabatnya sendiri kalau bukan karena cemburu dan mana mungkin seorang namja bisa cemburu jika dia tidak memiliki perasaan lain? jangan terlalu lugu". Ucap Yong Hwa memotong perkataan Shin Hye.

"Aku yakin dia tidak akan menjawab pertanyaan yang akan kau berikan dan kau pasti bisa menyimpulkan apakah perkataanku ini benar atau tidak". Sambung Yong Hwa lagi dengan mendekatkan wajahnya dengan wajah Shin Hye sehingga Shin Hye bisa merasakan hembusan nafas Yong Hwa.

Benarkah yang dikatakan Yong Hwa pada Shin Hye? tapi Jong Hyun sudah seperti keluarganya apa mungkin yang dikatakan Yong Hwa itu benar?.

*** A Second Change ! Let Me Be With You ***

Shin Hye yang berjalan pulang dengan berbagai macam pemikiran yang ada di kepalanya membuatnya pusing dan bertanya-tanya apa benar yang dikatakan Yong Hwa padanya tentang Jong Hyun, Shin Hye yang berjalan menunduk tanpa melihat arah jalan tiba-tiba terhenti karena menabrak seseorang.

"Kalau jalan itu lihat kedepan bukan kebawah". Ucap seseorang yang ditabraknya.
Shin Hye pun menengadahkan wajahnya dan melihat Jong Hyun yang tengah tersenyum dengan wajah yang Lebam.
"Ada apa dengan wajahmu?'. Tanya Shin Hye.
"Wajahku? mmm, tadi aku jatuh dari motor". Jawab Jong Hyun berbohong.
"Kau yakin?". Tanya Shin Hye penuh selidik.
"Tentu saja, Wae? Apa kau tidak percaya?". Tanya Jong Hyun yang melihat ketidak percayaan diwajah Shin Hye.
"Any". Jawab Shin Hye dengan singkat.
"Tidak apa-apa jika kau tidak percaya, ngomong-ngomong kau dari mana malam-malam begini?". Tanya Jong Hyun.
"Dari tempat orang yang sudah kau pukuli". Jawab Shin Hye dingin membuat Jong Hyun tercekat.
"maksudmu?". Tanya Jong Hyun.
"Kau cukup pintar untuk mengerti ucapanku Lee Jong Hyun tapi tidak untukku karena aku mungkin hanya seirang gadis bodoh yaang bisa kau bohongi dengan mengatakan dari mana asal luka diwajahmu itu". Jawab Shin Hye dengan emosi yang tertahan.
"Apa yang dikatakannya? Hingga kau sampai seperti ini?". Tanya Jong Hyun yang mengerti siapa yang dimaksud Shin Hye.
"Tidak ada, Justru aku yang ingin bertanya kepadamu kenapa kau melakukan ini pada Yong Hwa? memang apa salahnya padamu hingga kau melakukan itu pada Yong Hwa?". Tanya Shin Hye.
'Apa kau begitu mencintainya Shin? Hingga dengan jelas Yong Hwa sudah mempermainkanmu tapi kau masih menutup mata dan melihat Yong Hwa sebagai namja tanpa cela dimatamu?' Ucap Jong Hyun dalam Hati.
"Wae? Kenapa diam?". Tanya Shin Hye.
"Kau ingin tau alasanya?". Tanya Jong Hyun.
"Apa?".
"Karena kau, karena aku tidak suka melihatmu menangis karena dirinya. Kau sudah jelas-jelas dibohongi olehnya tapi kau tetap membelanya  Shin.  Jung Yong Hwa namja itu tidak benar-benar mencintaimu dia hanya mempermainkanmu, sejak awal kalian menjalin hubungan itu sudah tidak benar karena didasari dengan sebuah syarat didalamnya, hubungan tulus itu tidak ada syarat apapun Shin dan lagi juga apa pernah kau diperkenalkan sebagai kekasih oleh Yong Hwa? Tidak". Jawab Jong Hyun yang sudah kesal dengan semuanya dan tidak mampu lagi menahan apa yang difikirkanya.

"Lalu siapa namja yang benar-benar mencintaiku? apa itu kau? Aku tidak perduli apapun sikap yang Yong Hwa berikan kepadaku yang terpenting aku mencintainya tulus, aku tidak perduli dengan syarat yang diberikan yang penting ku bisa berada didekatnya dan kau apa hakmu melarang aku mencintai Yong Hwa? Apa kau begitu cemburu pada Yong Hwa? apa alasanmu cemburu padanya? Kau hanya sahabtku, bukankah seorang sahabat seharusnya mendukung semua yang dulakukan sahabatnya? tapi. ."Ucapan yang Shin Hye lontarkan tiba-tiba terhenti saat sebuah benda lembut menempel dibibirnya.
"Sudah Cukup Shin". Ucap Jong Hyun saat dirinya menjauh.
"Apa yang kau lakukan?". Tanya Shin Hye.
"Aku tidak tahan jika melihatmu menderita, aku tidak suka melihatmu menangis dan jujur saja aku memang cemburu walaupun aku tau kau menyukai Yong Hwa sejak dulu, awalnya aku mendukungmu tapi melihat apa yang sudah Yong Hwa lakukan terhadapmu aku tidak bisa hanya diam, seharusnya kau bisa mendapatkan namja yang lebih baik darinya Shin". Ucap Jong Hyun sambil memeluk tubuh Shin Hye namun Shin Hye meronta dan berusaha melepaskan pelukan Jong Hyun.

"Lepaskan". Pinta Shin Hye dan Jong Hyun pun melepaskan tubuh Shin Hye.
"Kenapa kau bicara seperti itu?". Tanya Shin Hye.
"Karena aku menyukaimu Shin jauh sebelum kau menyukai Yong Hwa, tapi kau tidak pernah menoleh kearahku karena hanya Yong Hwa yang ada dimatamu dan hatimu setiap hari kau menyebut namanya tanpa perduli perasaanku". Jawab Jong Hyun yang membuat Shin Hye terdiam dengan penuturan yang didengarnya.
"Sekali saja lihat aku sebagai seorang namja bukan seorang sahabat Shin, aku tidak harus mendapat jawaban apapun darimu sekarang dan aku akan selalu mendukungmu tapi aku mohon jauhi Yong Hwa". Sambung Jong Hyun yang masuh berusaha menjauhkan Yong Hwa dari Shin Hye.

"Tidak, kau bilang kau mencintaiku dan akan mendukungku seharusnya kau mendukungku dengan siapa pun termasuk Yong Hwa". Teriak Shin Hye yang masih mempertahankan Yong Hwa.

"Shin, apa kau masih tidak mengerti juga? Jauhi Yong Hwa dan mulailah berpaling padaku". Pinta Jong Hyun dengan berteriak diawal kalimatnya.
Shin Hye yang sejak tadi terdiam memilih pergi meninggalkan Jong Hyun yang berteriak memanggil namanya, Shin Hye yang berlari tidak memperdulikan apapun yang ada dihadapannya dan sesampainya di depan pagar Shin Hye hanya menoleh sekilas kearah gelap dimana ada Jong Hyun yang tengah duduk bersujud dan teriakkan yang memanggil nama Shin Hye. Sebuah kata yang Akhirnya terucap semua sudah terlambat saat cinta itu datang ada hati yang terluka dan ada sebuah ikatan lain yang hancur. Cinta yang datang dari orang terdekat yang bahkan sudah dianggap keluarga sendiri. Apa yang harus dilakukan jika ternyata temanmu bahkan sahabatmu lebih percaya orang lain dibanding dirimu? dan semua karena rasa cemburu. Kini begitu banyak pertanyaan-pertanyaan yang mampir di benak Shin Hye yang tidak mampu Shin Hye jawab sekarang. Lalu sampai kapan Shin Hye juga bisa menahan perasaannya setiap kali melihat Yong Hwa dengan wanita lain didepannya? hanya waktu yang bisa menjawab semua itu.


Hai hai hai, SC!LMBY part 4 done juga, karena keterbatasan penulis jadilah untuk part ini selesai sekarang. Huaa penulis pingin banget punya gadget baru karena gadget yang sekarang error terus (curcol dikit boleh yaa hehehe), semoga untuk nextnya bisa update secepatnya. Happy Reading untuk kalian (^.^)/'


Baca Cerita Yongshin Fanfic Lainnya:

3 Tanggapan untuk "A Second Change ! Let Me Be with You - Part 4"

  1. Menguras emosi juga ulya baca cerita ini..
    Haiiiiissss

    Author fighting!

    ReplyDelete
  2. Yonghwa benar2 kurang ajar,,, tauuuu!!!

    ReplyDelete
  3. anyeong, begitukah?? hehehe semoga dapat balasannya ya #ehh hihihi. .

    ne, selalu bersemangat kq
    terus ikutin cerita-cerita q yang gaze ini ya :-)

    ReplyDelete

Halo para pembaca setia FF Yongshin Fanfic. Terima kasih atas kunjungannya. Silahkan tinggalkan komentar sebagai bentuk apresiasi dan support anda untuk penulis kami agar bisa berkarya lebih baik lagi...

Salam
^_^

Follow Yongshin Fanfic by Email

FF Pilihan

Apa FF yang Terbaru?